Klenteng Sumbernaga yang Terbakar Bernama Asli Liong Tjwan Bio

Dikenal dengan nama Klenteng Sumbernaga, Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ini merupakan salah satu bangunan sejarah di Kota Probolinggo, Jawa Timur, selain gereja merah peninggalan kolonial Belanda. Nama asli Klenteng Sumbernaga, adalah Liong Tjwan Bio.




Ketua dua Klenteng Sumbernaga, Erfan Sudjianto menyebut, klenteng tersebut sejatinya berusia ratusan tahun. Namun generasi yang hidup saat ini, tidak ada yang tahu pasti usia klenteng tersebut.

Hanya saja, pernah ada perehaban kembali, pada 1865 silam. “Jadi ya sudah sekitar 153 tahun yang lalu. Sebelum itu memang sudah ada klenteng ini,” kata Erfan, Sabtu (18/5/2019).




Klenteng ini pun punya nama asli, dalam bahasa Cina. Yakni Liong Tjwan Bio, yang berarti Klenteng Sumber Naga. Penggunaan nama dalam bahasa Indonesia, dilakukan ketika masa pemerintahan Orde Baru. Konon, klenteng Sumbernaga ini sudah ada ratusan tahun lalu dengan “Kong Co Tan Hi Jin” sebagai sesembahan utamanya. Serta sebagai tempat ibadah tiga keyakinan yakni Budha, Konghucu dan Taoisme.

Salah satu warga sekitar Klenteng, Lingling mengatakan, sejak era kakeknya hingga orang tuanya, kondisi klenteng tak banyak berubah. Lingling sendiri, sebelumnya merupakan salah satu umat Budha yang bersembahyang di klenteng tersebut. Namun akhirnya ia berubah keyakinan, menjadi mualaf.


"Memang sudah sangat tua, sejak zaman nenek saya, bahkan buyut saya sudah ada. Lihat saja dari ornamennya, dengan gerbang yang menyerupai Borobudur. Itu menandakan peradaban Jawa kuno," ujarnya.

Klenteng Sumbernaga atau klenteng Liong Tjwan Bio sendiri, merupakan salah satu Cagar Budaya Kota Probolinggo. Namun nahas, kemegahan Klenteng Sumbernaga dengan warna merahnya, sekarang tinggal kenangan.

Bangunan budaya sekaligus rumah ibadah itu hangus terbakar pada Jum'at malam, 17 Mei 2019. Klenteng ini juga menjadi daya tarik wisatawan asing, yang berkunjung secara berkala ke Kota Probolinggo. (*)



Source

Comments