TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Daerah Istimewa Yogyakarta menyantuni dan berbuka puasa bersama ratusan anak yatim-piatu di Balai Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Bantul.
Kegiatan ini sebagai bagian dari kepedulian terhadap sesama di Bulan Ramadan 1440 H.
"Kita memiliki tiga misi utama. Yaitu sosial kemasyarakatan, kebudayaan dan edukasi. Bakti sosial ini merupakan bagian dari sosial kemasyarakatan. Kita memberikan sedikit sumbangsih dana sumbangan berupa uang yang bisa dipergunakan oleh anak-anak yatim-piatu untuk memenuhi kebutuhan," kata Ketua DPD Foreder DIY, Bhayu Hendarta pada Tribunjogja.com, Minggu (19/5/2019).
• Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian
Menurut dia, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dan dukungan, terutama sandang dan pangan.
Sebab itu, Foreder ikut ambil bagian untuk berpartisipasi membantu meringankan masyarakat.
"Tentu dengan kadar dan kemampuan yang kita miliki," terang dia.
Kurang lebih 180 anak-anak yatim-piatu yang merupakan warga binaan dari Lembaga Kemaslahatan Nahdlatul Ulama (LKKNU) itu terlihat ceria.
• Batal ke PSS Sleman, Ichsan Pratama Berlabuh ke PSIM Yogaykarta
Menariknya, sebelum berbuka puasa mereka terlebih dahulu diajak melakukan Yoga.
Tujuannya untuk memberikan hiburan, rasa tenang dan kedamaian.
Guru dari omah Yoga, Kusuma mengatakan gerakan Yoga bisa dilakukan oleh siapapun dan agama apapun.
Untuk anak-anak, gerakan Yoga juga sangat bermanfaat, terutama bagi perkembangan sel-sel tubuh, kecerdasan otak dan melatih kedisiplinan.
"Anak-anak itu rentan stress. Yoga ini bisa memberikan kedamaian, rasa tenang. Jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi anak," katanya. (*)
Source
Comments
Post a Comment