TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kartini, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur melakukan aksi kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP Kota Semarang saat ada penertiban.
Seorang PKL Jalan Kartini, Suroto mengaku, bersembunyi saat petugas Satpol PP datang untuk menertibkan para pedagang. Dia bersembunyi di sebuah bangunan yang merupakan tempat penitipan barang di Jalan Kartini.
"Tadi pagi Satpol kesini, tapi saya di dalam rumah sini. Kalau tidak bisa sembunyi saya langsung pergi berkeliling untuk jualan," ungkap Suroto, Selasa (21/5/2019).
Suroto menjelaskan, sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 memang ada sejumlah pedagang hewan peliharaan dan pakan hewan di sepanjang Jalan Kartini. Setelah pukul 08.00, para pedagang meninggalkan tempat tersebut lantaran mereka tahu biasanya petugas Satpol menertibkan para pedagang diatas pukul 08.00.
Lanjut Suroto, pedagang biasanya kembali berjualan di Jalan Kartini pukul 14.00. Mereka kembali menata dagangannya di sepanjang trotoar.
"Kalau saya kan aslinya jualan keliling tapi kerap berhenti di sini untuk berteduh sambil jualan. Nanti sekitar pukul 11.00 saya keliling lagi sampai Peterongan," tutur Suroto.
Dia mengaku, barang dagangan dan gerobaknya pernah diangkut oleh petugas Satpol PP dua kali saat dia berjualan di Jalan Kartini. Meski demikian, dia tak jera dan tetap berjualan di tempat tersebut. Selama berjualan di Jalan Kartini dia tidak pernah ditarik retribusi.
"Bagaimana lagi mata pencaharian saya di jalan-jalan, termasuk disini," ucapnya.
Ketua Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, PKL Jalan Kartini sudah berulang kali ditertibkan namun selalu kembali menempati sepanjang trotoar.
Pada Senin (20/5/2019) pagi, petugas Satpol PP telah menertibkan para PKL, namun siang hari para pedagang kembali berjualan di tempat tersebut.
"Pagi ini kami tertibkan lagi ternyata sudah pergi. Ada kemungkinan dapat bocoran, dari mana saya tidak tahu," ungkapnya.
Dia menduga, terdapat oknum yang berkoordinasi dengan para PKL sehingga saat dilakukan penertiban para pedagang telah menghilang. Jika terdapat petugas Satpol yang bermain belakang dengan para pedagang, Fajar menegaskan tak segan untuk memberikan sanksi.
"Jika memang petugas mengakomidir PKL dan terima uang, kami akan serahkan ke Saber Pungli," tambahnya. (eyf)
Source
Comments
Post a Comment