SURYA.co.id | SURABAYA - Menjadi seorang finalis kontes kecantikan harus bisa melakukan apa saja, termasuk saat harus blusukan di tengah terik matahari lalu berbagi bersama petugas kebersihan.
“ Terus terang saya baru pertama kali ini harus bersama dengan ibu ibu yang menjaga kebersihan kota Surabaya, “ kata Alexis Cleopatra salah satu finalis Miss Grand, Minggu (19/05/2019).
Menurutnya ia sangat senang bisa bergabung bersama teman-teman sesama finalis Miss Grand lainnya, lalu mencari petugas kebersihan kota dan memberikan bingkisan.
“Kebetulan ibu ibu ini biasa bertugas di sekitar Jalan Ngagel hingga Jalan Bratang, mereka berkumpul di tepat pembuatan kompos di kebun bibit Bratang,” katanya.
Para finalis ini berbaur dan guyon bersama ibu ibu petugas kebersihan tidak ada rasa canggung atau risih bahkan mereka juga senang diajak berfoto bersama ibu ibu ini.
“Mereka ini adalah pejuang yang menjaga kebersihan kota, mereka ini pahlawan,” katanya.
Sukati, salah satu petugas kebersihan sangat bersyukur mendapat bingkisan dan sempat juga berfoto bersama para finalis Miss Grand.
“ Cantik cantik mbaknya, baik hati juga, terima kasih bisa foto bareng dan bingkisannya,” katanya.
Jenny Lie, Regional Director Miss Grand Jawa Timur mengatakan kegiatan ini adalah salah satu social Project dari Miss Grand Jawa Timur.
“Kita juga memberikan edukasi ke ibu ibu petugas kebersihan pentingnya menjaga kebersihan diri, misalnya cuci tangan yang benar sebelum makan dan setelah bertugas dan sebagainya,” tuturnya.
Kegiatan ini yang pertama dan nantinya akan berkelanjutan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lainnya.
“ Jadi Miss Grand bukan hanya sekedar kontes kecantikan tapi juga harus tahu banyak kondisi masyarakat dan ikut menjadi solusi di tengah masyarakat, Miss Grand harus hadir di masyarakat,” pungkasnya.
Source
Comments
Post a Comment