Tebar Semangat, Bu Risma Kembali Kunjungi Rumah Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

SURYA.co.id | SURABAYA - Belasan orang yang termasuk dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya meninggal dunia setelah Pemilihan Umum serentak pada 17 April 2019 silam.


Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini pun tak kujung berhenti mendatangi rumah-rumah keluarga mendiang.


Hingga Minggu (19/5/2019), wali kota yang akrab dipanggil Bu Risma ini sudah mendatangi 12 rumah.


Terakhir, dia mendatangi kediaman almarum Heriawan, warga Siwalankerto Utara, Surabaya.


Heriawan bertugas sebagai sekretaris panitia pemungutan suara Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.


Semasa hidup, almarhum adalah Kasi di kantor Kelurahan Siwalankerto.


Heriawan meninggalkan empat orang anak, Bima Raka (24),Chanika (21), Daffa Astur (18), Aldona (16) dan sang istri, Retno Setyaningsih (50).


Setiba di rumah duka, Wali Kota Risma langsung merangkul istri almarhum sambil bersalaman dan mengucapkan belasungkawa.


Risma pun menanyai bagaimana sekolah anak-anak almarhum dan menawarkan bantuan untuk menyekolahkan anak ketiga, Daffa Astur (18) yang baru saja menyelesaikan sekolah tingkat menengah atas.


"Kamu jangan kerja dulu, harus lanjut kuliah. Soal biaya jangan khawatir, pemkot ada beasiswa di UNAIR atau sekolah Akademik Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP). Nanti ada tesnya, kamu ikut tes itu ya? Kalau di UNAIR sekolahnya tiga tahun, nanti udah dijamin juga kerjaannya. Kalau ATKP sekolahnya 9 bulan nanti di tempatkan di Batam," terang Wali Kota Risma menawarkan.

Selain membantu beasiswa kepada anak ketiga, Wali Kota Risma juga mencarikan pekerjaan untuk anak pertama dan kedua almarhum Heriawan.




Source

Comments